Puasa saya tidak jadi batal, gara-gara di perut saya menempelkan bahan-bahan herbal ini

Puasa saya tidak jadi batal, gara-gara di perut saya menempelkan bahan-bahan herbal ini

Sejak kapan saya menderita maag, saya sendiri tidak dapat memastikan. Kalau tidak salah ketika saya kuliah tingkat akhir, di mana saat itu saya harus melakukan penelitian dan wawancara dengan responden untuk bahan skripsi yang sangat menguras waktu dan pikiran.

Akibatnya pola makan saya tidak teratur. Tidak jarang, saya baru mulai makan siang sekitar pukul 15.30 setelah selesai wawancara dengan responden. Pola makan yang tidak teratur inilah yang menjadi penyebab sakit maag. Penyebab tambahan lainnya yang bisa memicu serta memperparah maag adalah pikiran dan perasaan khawatir. Terus terang saya sering cemas dengan tugas membuat skripsi ini.

Setelah lulus kuliah, saya sekarang bekerja di perusahaan tour and travel. Oh ya sebelum saya cerita lebih lanjut, perkenalkan nama saya Indri. Meski sekarang sudah bekerja, namun penyakit maag saya juga belum juga sembuh. Saya sudah konsultasi dan periksa ke dokter dan meminum obat untuk maag.

Meskipun sudah konsultasi ke dokter dan mengatur pola makan, namun sakit maag tetap saja sering kambuh.

Dokter menyarankan saya harus makan teratur dan tepat waktu, misalnya pukul 06.00 – 07.00 untuk sarapan, pukul 12.00 – 13.00 untuk makan siang, dan pukul 18.00 – 19.00 untuk makan malam. Jika telat makan, perut langsung terasa sakit. Oleh karena itu, ke mana-mana saya membawa kue atau roti sebagai makanan darurat untuk mencegah telat makan. Selain itu, makan pun tidak bisa sembarangan, kopi, mie, dan yang pedas-pedas disuruh untuk menghindari.

Meskipun sudah datang dan konsultasi ke dokter, sudah minum obat-obatan, makan tepat waktu, serta tidak makan sembarangan, maag tetap saja sering kambuh datang mengganggu. Rasanya seperti ada cairan hangat mengalir dari lambung ke usus saya, dan tidak lama kemudian perut saya terasa nyeri.

Kalau sudah dalam keadaan seperti itu, mau tidak mau saya hanya bisa diam istirahat dan minum obat. Biasanya sekitar 30 menit kemudian, nyeri dan sensasi hangat itu mulai hilang. Gejala maag seperti ini sering datang, sehingga mengganggu aktifitas harian saya, seperti bekerja dan meeting dengan klien.

Memasuki bulan Ramadhan ini saya ingin berpuasa dengan utuh dan tidak batal di tengah hari karena harus minum obat maag. Hari pertama puasa ramadhan saya mencoba pasrah saja kalau sedang berpuasa sakit maag saya kambuh. Andaikata nanti tidak kuat menahan sakit dan terpaksa harus minum obat. Yang penting saya sudah berniat berpuasa.

Sejak makan sahur hingga siang, alhamdulillah lambung untuk puasa tidak apa-apa. Tidak ada rasa mual atau perut terasa kembung. Tapi menjelang sholat Ashar, penyakit maag saya kambuh. Rasanya perih, melilit, kembung dan sakit pada bagian lambung makin membuat saya tersiksa sedikit demi sedikit.

Kalau tidak sedang puasa, biasanya saya cepat-cepat minum obat untuk meredakan rasa sakit maag. Namun, karena puasa keinginan untuk minum obat itu saya tahan. Rasanya sayang kalau puasanya batal, karena sebentar lagi azan Magrib tanda buka puasa.

Saya diam saja di meja kerja menunggu saatnya berbuka puasa. Saya tidak bisa konsentrasi kerja atau meeting, karena perut rasanya melilit dan terasa perih. Apalagi ketika sholat Ashar, rasanya tersiksanya sekali terutama saat rukuk dan sujud, di mana kondisi lambung tertekuk.

Melihat saya diam dan menahan sakit di meja kerja, salah satu teman kerja saya bertanya ada masalah apa dengan diriku. Saya ceritakan kondisi badanku kepadanya, kalau sakit maag saya kambuh. Tapi saya sengaja tidak minum obat maag untuk meredakan sakit maag. Sayang kalau puasaku batal, karena sebentar lagi sudah mau adzan Magrib tanda buka puasa.

Mengetahui kondisiku teman saya lalu memberikan dan menyarankan saya agar menggunakan Koyo Maag Indonesia sebagai alternatif pengobatan untuk mengatasi sakit maag, tanpa harus minum obat, sehingga tidak membatalkan puasa saya.

Puasa Utuh, Sakit Maag Tidak Kambuh

Saya segera menempelkan Koyo Maag Indonesia pada perut saya untuk membuktikan khasiatnya. Dan benar saja, setelah memakai koyo ini, lambung saya terasa enak dan berkurang rasa nyerinya. Karena aman digunakan dalam jangka panjang, saya selalu menggunakannya sewaktu maag kambuh lagi.

Koyo Maag Indonesia penemuan baru & satu-satunya di Indonesia meredakan sakit maag tanpa minum obat, sehingga puasa saya lancar aman digunakan tanpa menimbulkan efek samping.

Inilah solusi yang saya cari-cari selama ini. Koyo Maag Indonesia penemuan baru meredakan penyakit maag, tanpa harus minum obat, sehingga puasa saya lancar tanpa ada gangguan sakit di lambung dan utuh tidak batal di tengah jalan, karena harus minum obat.

Sejak menggunakan Koyo ini, penyakit maag saya yang terbilang kronis tersebut jarang sekali kambuh. Saya pun bisa berpuasa ramadhan dengan utuh dan khusyu tanpa ada gangguan pada lambung akibat sakit maag.

Diformulasi dari Bahan-Bahan Herbal Pilihan

Koyo Maag Indonesia ini memiliki keistimewaan, karena diformulasi dari ramuan bahan-bahan herbal pilihan yang aman jika dipakai dalam jangka waktu yang lama. Bahan-bahan tersebut sangat efektif meredakan sakit maag, seperti daun baru china, daun mint, pala kayu timur, sere, akar manis, pejangan, dan lilin lebah.

Bahan-bahan herbal yang digunakan Koyo Maag Indonesia diramu sedemikian rupa, sehingga dapat dengan mudah menyerap dari kulit perut.

Bahan-bahan herbal itu diramu sedemikian rupa, sehingga dapat dengan mudah menyerap dari kulit perut langsung ke lambung, dengan proses kerja yang efektif, meskipun tidak secepat obat maag yang bersifat kimiawi.

Selain aman dan efektif, cara penggunaannya juga sangat praktis. Hanya dengan menempel koyo pada perut, bahan-bahan herbal di dalamnya sudah bisa terserap ke lambung dan langsung bekerja mengatasi keluhan maag dengan cara yang aman tanpa efek samping.

Jika Anda memiliki masalah dan keluhan yang sama seperti yang saya alami, sebaiknya Anda mencoba Koyo Maag Indonesia untuk meredakan sakit maag. Saya telah membuktikan khasiatnya. Kini giliran Anda untuk juga membuktikan. Dan yang sejauh saya tahu, koyo ini penemuan baru yang pertama di Indonesia, bahkan dunia cara baru atasi maag tanpa mengkonsumsi obat dan aman digunakan oleh siapa saja.

Penemuan Baru & Satu-satunya di Indonesia Meredakan Sakit Maag Tanpa Minum Obat, Koyo Maag Indonesia.

Close Menu